PENGARUNGAN ELO

Muhammad Ageng Prabowo | FOTKOM 401

      Kali Elo adalah salah satu anak sungai Progo yang membelah wilayah Magelang, Jawa Tengah. Dahulu, kali Elo hanyalah sebuah sungai yang dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk melakukan berbagai aktifitas seperti mandi, bermain, memancing, dan segala aktifitas lainnya. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, munculah satu kegiatan baru di kali Elo. Kegiatan itu bernama Rafting atau yang biasa dikenal dengan arung jeram. Arung jeram adalah aktifitas pengarungan bagian alur sungai yang berjeram atau berbatu dengan menggunakan perahu atau alat sejenisnya.

      Kegiatan arung jeram di kali Elo dimulai sejak tahun 1995. Salah satu operator yang pertama berdiri saat itu ialah Citra Elo. Citra Elo merupakan operator arung jeram yang memiliki basecamp dekat dengan candi Mendut Kab. Magelang. Kegiatan ini dilakukan setiap hari karena banyaknya pengunjung yang penasaran ingin merasakan sensasi arung jeram. Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengunjung Citra Elo telah menyediakan beberapa Guide yang telah terlatih. Para Guide sebagian besar berasal dari warga sekitaran basecamp. Ini bertujuan agar kegiatan ini juga akan berdampak dan membantu perekonomian masyarakat sekitar.

     Salah satu guide di Citra Elo adalah bapak Ghufron, beliau telah bekerja sejak Citra Elo pertama kali berdiri. Sehingga beliau telah bekerja selama lebih dari 20 tahun dan tentunya memiliki pengalaman yang lebih. Menurut beliau, sebagai guide ia selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Karena dengan kenyamanan yang di dapatkan penumpang beliau menginginkan tertanam kesan yang baik di hati para pengunjung sehingga suatu saat dapat berkunjung kembali. Selama menjadi guide beliau mengatakan bahwa telah melihat berbagai karakter pengunjungnya. Mulai dari yang penakut, pemberani, hingga yang merasa dirinya lebih tau dibandingkan para guide. Padahal menurut penuturan beliau, segala hal yang terjadi selama pengarungan merupakan kendali penuh para guide. Sehingga penumpang harus melakukan apa yang para guide instruksikan. Dan terakhir beliau berkata, walaupun kita melintasi sungai yang sama, di cuaca yang sama, tetapi arus sungai akan berbeda.

Ageng_5R (3)

Ageng_5R (1)

Ageng_10R (2)

Ageng_5R (4)

Ageng_5R (2)

Ageng_10R (1)

Ageng_12R

 

 

 

 

 

 

 


 

June 9, 2016

Leave a Reply