GETHEK TRADISIONAL DI TENGAH MODERNITAS
Helmi Iqbal Mahardika | FOTKOM401

       Gethek merupakan sebuah alat transportasi air yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang maupun manusia untuk menyebrangi sungai. Sehingga memudahkan masyarakat untuk bermobilitas dalam melakukan aktivitasnya. Di Kali Progo terdapat sebuah gethek yang menghubungkan kecamatan Lendah Kulon Progo dengan kecamatan Pajangan Bantul. Gethek yang beroperasi mulai dari pukul 05.00 sampai 18.00 ini di kendalikan oleh dua orang. Satu orang menjaga agar gethek tidak terlepas dari kaitan, dan satu orang lagi membantu penumpang meletakkan barangnya ke gethek tersebut. Tarif yang ditentukan Rp.2.000,00 untuk pulang pergi. Dan biasanya penumpang membayar sepulang bekerja saat sore hari. Dalam sehari para pengemudi gethek memperoleh Rp.450.000,00 sampai Rp.500.000,00. Namun uang tersebut tidak seratus persen masuk kekantong para pengemudi, tetapi juga dibagi dua dengan pemilik gethek.

       Gethek di Kali Progo hanya beroperasi saat musim hujan ketika air sungai naik berkisar tiga sampai lima meter. Saat musim kemarau jalur yang digunakan gethek diganti menjadi jembatan sesek yang terbuat dari bambu, jembatan tersebut dibangun secara gotong royong oleh masyarakat. Jembatan sesek tersebut pernah menjadi destinasi yang terkenal beberapa saat lalu.

Iqbal_5R (2)

Iqbal_12R

Iqbal_10R (3)

Iqbal_5R (3)

Iqbal_10R (1)

Iqbal_5R (1)

Iqbal_10R (2)


June 9, 2016

Leave a Reply