EVOLUSI MALIOBORO
Rio Adhitia Rakhman | FOTKOM401

     Yogyakarta atau biasa kita sebut dengan kota Jogja adalah salah satu kota wisata di Indonesia. Salah satu wisata terkenal di Jogja yakni Malioboro. Malioboro merupakan salah satu destinasi wisata di jogja karena disana adalah tempat beragam aneka pernak-pernik, batik, makanan, minuman khas jogja dijajakan. Karena keunikannya tersebut, kawasan Malioboro selalu ramai dikunjungi wisatawan sehingga Malioboro semakin sumuk ditambah lagi dengan parkiran tepi jalan Maliboro yang terlalu padat.

    Namun pada tanggal 4 April 2016, parkiran sepeda motor di Jalan Malioboro mulai direlokasi ketempat parkir Abu Bakar Ali. Sehingga wilayah tepi Jalan Malioboro kini lenggang dari parkir sepeda motor. Di sejumlah titik ruas jalan, dipasang pagar besi merah untuk penanda bahwa sepeda motor tidak boleh masuk ke lahan yang sebelumnya digunakan untuk parkir. Para aparat yang berwenang mengarahkan pengendara yang hendak parkir di kawasan tersebut. Agar menuju gedung parker Jalan Abu Bakar Ali. Lahan parkir yang lenggang kini digunakan oleh sejumlah pejalan kaki.

     Saat pertama kali ada rencana relokasi, banyak para juru parkir yang berdemonstrasi menolak relokasi ini. Namun setelah berdiskusi, terdapat kesepakatan antara juru parker dan pemerintahan. Para juru parker Malioboro diizinkan mengatur parkir di gedung Abu bakar Ali. Sebagai ganti pendapatan, mereka diberi uang kompensasi Rp70.000 perorang perhari. Pembagian uang kompensasi dilakukan di Kantor UPT Malioboro, Jalan Malioboro. Setiap juru parker menerima Rp70.000.

Adit_10R (2)

Adit_5R (3)

Adit_5R (5)

Adit_5R (4)

Adit_10R (1)

Adit_5R (2)

Adit_12R

Adit_5R (1)


June 9, 2016

Leave a Reply